PERSIAPAN TUTUP USIA
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda :
"Sebaik-Baik Manusia adalah Yg Panjang Umurnya &
Baik Amalannya". Sedangkan seburuk-buruk manusia itu yang panjang umurnya
dan juga jelek amalannya" (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan Al-Hakim, hadits
dari Abu Bakrah, Shahiihul Jaami’ 3297)
Rasulullah صلى الله عليه و سلم ditanya :
"Mukmin manakah yang paling cerdas ?" Beliau
bersabda: "Seseorang yang paling banyak 'mengingat kematian' & yg
paling baik "persiapannya" untuk Hidup Setelah Mati. Mereka itulah
orang-orang yang Cerdas" (HR. Ibnu
Majah, Ash-Shahihah no.1384)
Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :
Umur (manusia) tergantung di akhirnya dan amalannya
tergantung penutupnya. Dan barang siapa yang 'beramal jelek' di akhir umurnya,
maka dia akan 'bertemu' dengan Rabb-nya dalam keadaan Jelek. (Fawaa-idul
Fawaa-id hal 342)
Imam al-'Utsaimin رحمه الله berkata :
"Maka sdh selayaknya orang yg usianya semakin menua
untuk "memperbanyak" amal shalih, meskipun para remaja juga
'Seharusnya' demikian. Karena manusia tidak tahu kapankah ia akan meninggal.
Bisa saja, Seorang Pemuda "Meninggal" Di Usia Mudanya, atau Ajalnya
Tertunda hingga ia TUA. Akan tetapi, Yang PASTI, orang yang sudah berusia Senja
ia lebih dekat kepada Kematian. Karena ia telah menghabiskan jatah usianya
(selama di dunia)" (Syarah Riyadhus Shalihin I/348)
Di antara amal persiapan penutup usia:
1.
Mengamalkan
amalan yang Wajib
2.
Menghindari
hal-hal yang diharamkan, makruh, syubhat, & sia-sia tdk bermanfaat
3.
Lebih
menambah Amalan Sunnah
4.
Senantiasa
beristighfar / bertaubat
5.
Memperbanyak
tasbih, tahmid, dan membaca shalawat & juga dzikir lainnya, terutama
membaca dzikir pagi & petang
6.
Rutin
dalam mempelajari Al-Qur'an
7.
Aktif
utk menghadiri "majelis ilmu"
8.
Berkumpul
dgn orang2 yang shalih
9.
Memperbanyak
amal² jariyah yang pahalanya terus mengalir setelah wafat sprti; bersedekah,
mengajarkan ilmu dll
10.
Mengusahakan
mengawali hal-hal yg baik agar nantinya "diikuti" orang lain sehingga
'pahala mengalir' sampai mati
11.
Perbaiki
Hubungan dgn orang lain, bayar hutang, minta maaf, & kembalikan milik
mereka yang "dulu" pernah diambil
12.
Sering
Berdoa agar istiqomah, dan wafat dengan kondisi "husnul khatimah"
13.
Memperbesar
harapan kpd ALLAH, tidak berburuk sangka dan berputus asa
14.
Menyambung
'Silaturrahim' dengan kerabat mendatangkan umur yg "berkah"
15.
Memperbanyak
syukur nikmat, dan sabar atas segala bentuk ujian & cobaan
16.
Membiasakan
utk selalu berwudhu terutama dalam kondisi saat akan "tidur, agar saat
nyawa kita di ambil kita dalam keadaan suci setelah berwudhu
17.
Sering
berpesan kepada anak-anak dan keturunan agar jadi shalih-shalihah, gemar
mendoakan orang tua baik ketika hidup, atau setelah meninggalkan dunia
18.
Menjaga
"kesehatan fisik" dgn cara menjaga pola makan sehat, Berolahraga
ringan, dan istirahat yang cukup, supaya mendukung kelancaran ibadah-ibadah di
atas.
19.
Semakin
kikir dengan waktu karena jatah usia hidup di dunia semakin sedikit sehingga
"Semangat" menyiapkan bekal
20.
Ber-sungguh-sungguh
melakukan "Seluruh" amalan-amalan di atas sampai datangnya
"ajal"
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda :
"Barangsiapa yang melakukan kebaikan pada usia yang
masih tersisa, maka dia 'Diampuni' dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yg
melakukan "Keburukan" pada usia yang masih tersisa, maka dia pun akan
disiksa karena dosa-dosa di masa lalunya dan pada usia yang tersisa" (HR
Ath-Thabrani, hadits dari Abu Dzar, lihat Shahihut Targhiib wat Tarhiib no.
3156)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar